Ilustrasi kekeringan. (Foto: Halosmi.com).

BMKG Sulsel Ingatkan Masyarakat Waspada Kekeringan Akibat El Nino

Publish by Redaksi on 8 August 2023

NEWS, IDenesia.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Selatan mengingatkan supaya masyarakat mewaspadai dampak yang terjadi akibat fenomena, El Nino. Dilansir dari akun Instagram resmi BMKG Sulsel, kalau musim kemarau tahun ini, 2023 lebih kering dibandingkan 3 tahun sebelumnya .

Hal ini terjadi karena adanya fenomena El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) yang terjadi di samudra. “Fenomena ini berpotensi mengganggu ketahanan pangan nasional karena adanya ancaman gagal panen pada lahan pertanian tadah hujan,” tulis akun BMKG Sulsel yang dikutip, Selasa, 8 Agustus 2023.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan BMKG, indeks El Nino pada Juli ini mencapai level moderate. Sementara IOD sudah memasuki level index yang positif. Fenomena El Nino dan IOD Positif saling menguatkan sehingga membuat musim kemarau 2023 menjadi lebih kering dan curah hujan pada kategori rendah hingga sangat rendah.

“Puncak kemarau kering 2023 diprediksi akan terjadi pada Agustus hingga awal September dengan kondisi akan jauh lebih kering dibandingkan tahun 2020, 2021, dan 2022,” lanjut BMKG Sulsel.

Sepanjang musim kemarau ini, sektor pertanian akan dapat terdampak, terutama lahan pertanian tadah hujan yang masih menggunakan sistem pertanian tradisional. Selain itu, kondisi kekeringan ini juga dapat berujung kepada bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla. Jika tidak terkendali, dapat menimbulkan krisis kabut asap yang berdampak pada kualitas lingkungan, ekonomi, sosial, hingga kesehatan masyarakat.

“Untuk mengurangi dampak tersebut, #SobatBMKG bisa banget lho ikut berkontribusi mulai dari menghemat penggunaan air dalam aktivitas sehari-hari, serta menampung hujan yang masih mungkin turun sebagai cadangan air. Yuk, lebih bijak menggunakan air!,” imbau BMKG Sulsel.

#Topik Terkait

cropped-FAVICON-1.png
IDenesia Daily
hello world!
cross