Presiden Republik Jair Bolsonaro (kiri) menyapa Perdana Menteri Hongaria, Viktor Mihály Orbán. (Foto: Alan Santos/PR)

Pemilu Brasil Memanas, Pendukung Bolsonaro Bunuh Simpatisan Lula

Publish by Redaksi on 10 September 2022

NEWS, IDenesia.id — Pemilu Brasil semakin memanas. Pihak berwenang melaporkan, seorang pendukung Presiden sayap kanan Brasil Jair Bolsonaro menikam hingga mati seorang pendukung mantan Presiden sayap kiri Luiz Inacio Lula da Silva.

Menurut laporan polisi tentang insiden tersebut, Rafael Silva de Oliveira, 24, membunuh Benedito Cardoso dos Santos, 42, dengan menusuknya dengan pisau. Tersangka dibawa ke kantor polisi, di mana dia mengaku dan didakwa.

Insiden ini sebagai contoh terbaru dari meningkatnya ketegangan politik menjelang pemilihan yang akan datang. Kekerasan itu terjadi di negara bagian Mato Grosso di bagian barat-tengah, setelah kemarahan memuncak selama perdebatan tentang dukungan untuk kedua kandidat.

Persaingan menjelang pemilu diklaim sangat ketat. Bolsonaro membuntuti Lula dalam jajak pendapat dalam pemilihan yang terbelah oleh polarisasi yang intens.

Berbicara kepada wartawan di Rio de Janeiro pada hari Jumat sebagaimana disadur IDenesia.id dari reuters.com, Sabtu, 10 September 2022,  Lula mengomentari penusukan tersebut, dengan mengatakan ada iklim kebencian dalam proses pemilihan yang benar-benar tidak normal.

Lula juga menyarankan penegak hukum harus menyelidiki apakah insiden semacam itu telah diperintahkan, atau dipandu, atau apakah itu strategi politik. Dia tidak memberikan bukti apa pun untuk mendukung tudingan serangan itu direncanakan.

Dalam sebuah pernyataan, Juanita Goebertus Estrada, direktur Americas for Human Rights Watch, mengatakan semua kandidat harus mengutuk pembunuhan Cardoso dos Santos.

"Rakyat Brasil berhak atas pemilihan damai dan harus dapat terlibat dalam diskusi politik tanpa takut akan kekerasan atau pembalasan atas pandangan mereka," tegasnya.

Kantor presiden tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Pada bulan Juli, insiden serupa terjadi ketika seorang pejabat lokal dari oposisi Partai Pekerja Lula ditembak mati oleh seorang penjaga penjara federal yang meneriakkan dukungan untuk Bolsonaro.

Pada Jumat pagi, seorang pendukung Bolsonaro mengalami luka di kepala dan mengatakan bahwa dia telah diserang oleh para pendukung Partai Buruh yang sedang menunggu Lula tiba di sebuah acara bersama kaum evangelis di kota Sao Goncalo, di negara bagian Rio de Janeiro.

Bolsonaro, yang telah lama mencerca Lula dan sekutu kirinya, telah melontarkan gagasan untuk tidak menerima kekalahan pemilu, mengutip klaim tidak berdasar tentang kecurangan pemilu dan masalah dengan sistem pemungutan suara elektronik Brasil yang dihormati secara luas.

Brasil akan menggelar pemilihan umum presiden pada 2 Oktober 2022. Pemilu akan mempertemukan dua kandidat yakni Bolsonaro dan Lula.

#Topik Terkait

cropped-FAVICON-1.png
IDenesia Daily
hello world!
cross